persegi, hitunglah biaya yang dibutuhkan untuk membuat etalase tersebut !

Pertanyaan :

persegi, hitunglah biaya yang dibutuhkan untuk membuat etalase tersebut !

Jawaban :


Tot. harga batang alumunium = 4(p+l+t) x Rp12000, = 4 (150+40+70) x Rp12000, = 4 (260) x Rp12000 = (1040cm)->10,4m x Rp12000, = Rp124.800, Tot. harga kaca = 2(p.l + p.t + l.t) x Rp50000, = 2(150.40 + 150.70 + 40.70)x Rp50000, = 2(6000 + 10500 + 2800)x Rp50000, = 2(19300cm)x Rp50000, = (38600cm2) -> 3,86m2xRp50000, = Rp193000, tot. seluruh 124.800 + 193.000 = Rp317.800, dicek lagi kalau ada kesalahan :),

BACA JUGA    1/3(t+2)>2+3t/2 2x/4-3/4-x/6+4/6>2/3     ke dalam sebuah kaleng akan dimasukkan 50 keping uang logam yang terdiri atas uang Rp200,00-an dan Rp500,00-an. Agar nilai uang dalam kaleng paling sedikit Rp 16.000,00. banyaknya uang Rp200,00-an adalah

Demikian Jawaban persegi, hitunglah biaya yang dibutuhkan untuk membuat etalase tersebut ! Semoga membantu adi-adik yang sedang mencari jawaban. Kemudian kami sarankan untuk melakukan pencarian soal selanjutnya dan temukan jawabannya hanya di situs kami.

BACA JUGA  Jelaskan manfaat lagu tradisional bagi komunitasnya !

Dislcaimer :

Jawaban yang disediakan diatas hanya untuk digunakan oleh orang tua siswa dalam memandu proses belajar online anak. Soal diatas berupa pertanyaan yang terbuka, artinya banyak jawaban tidak terpaku seperti diatas. mudah-mudahan artikel ini bisa bermanfaat, Trimakasih

BACA JUGA  “Begini, Intan, sekarang ini musim hujan, jadi persediaan air di desa ini sangat berlimpah, sawah juga sawah hujan, jadi air hujan adalah sumber utama irigasi, dan airnya berlimpah Padi adalah tanaman yang membutuhkan banyak air, sehingga musim hujan adalah waktu terbaik untuk menanam padi, tetapi ini tidak berarti bahwa petani tidak ingin menanam sayuran atau buah di sini Sayuran seperti cabai, sawi, terong, tomat dan kubis, dan ada petani yang menanam buah seperti semangka dan melon, “kata Paman Danu. “Lagi pula, apa yang ditanam selama musim kemarau, paman?” Intan bertanya lagi. “Yang ditanam adalah palawija, misalnya kacang, jagung, atau kedelai.” “Mengapa petani menanam sayuran dan biji-bijian di musim kemarau, paman?” Tanya Intan. Paman Danu juga berkata, “Ini karena sayuran dan tanaman Palawija tidak cocok untuk ditanam di banyak air, tetapi itu tidak berarti bahwa tanaman tidak membutuhkan air.” “Semua tanaman membutuhkan air, dan tanaman seperti sayuran dan sayuran membutuhkan Tanah tempat tanaman tumbuh seharusnya tidak basah atau terus-menerus banjir, dan jika air mandek terus-menerus, akar atau batangnya bisa membusuk, “tambah Paman Danu. Bagaimana petani menggunakan air hujan berlimpah?

anancomputer.com