Raja Gajah dan Bulu Landak Pada zaman dahulu, di sebuah hutan rimba yang sangat lebat terdapat seekor hewan yang paling disegani dan paling kuat yaitu Badak. Badak tidak hanya kuat, namun badannya pun sangat besar. Ia pun mengangkat dirinya sebagai raja hutan rimba.Akhirnya, Badak pun menjadi raja. Kepemimpinannya tidak diragukan. Rakyat hidup dengan sejahtera, aman, dan makmur. Namun, suatu hari datanglah seekor binatang kecil yang sangat lincah yaitu seekor Kelinci dari hutan seberang. Kedatangan Kelinci ke hutan untuk menyampaikan pesan dari rajanya yaitu seekor Gajah. Isi surat tersebut adalah untuk memerintahkan rakyat hutan rimba tunduk pada kekuasaannya.Melihat surat tersebut Raja Badak sangat gelisah. Surat dari Raja Gajah berisikan sebuah ancaman. Raja Badak harus memberikan keputusan dalam jangka waktu yang sudah ditentukan. Jika tidak, Raja Gajah dan seluruh pasukannya akan menyerang hutan belantara tersebut.Raja Badak pun sedih memikirkan nasib rakyatnya. Jika rakyatnya harus tunduk di bawah kekuasaan Raja Gajah, maka seluruh rakyatnya akan mati ketakutan karena mereka sudah mendengar Raja Gajah sangat besar, memiliki taring dan belalai yang sangat besar. Mendengar cerita tersebut rakyat sangat ketakutan.Waktu pun berjalan dengan cepat. Namun, keputusan belum juga dapat diambil. Raja Badak sangat gelisah. Di tengah kegelisahannya, datanglah seekor Landak tua yang besar menghadap sang raja. Landak tua tersebut mengusulkan untuk segera mengirim utusan menemui Raja Gajah dan menyampaikan rakyat hutan rimba menolak untuk tunduk dibawah kekuasaannya.Selain mengusulkan untuk mengirim utusan, Landak tua juga mengusulkan untuk siapapun yang menjadi utusan untuk menemui Raja Gajah, ia harus membawa sebuah duri Landak sebagai tanda penolakan rakyat hutan rimba. Dengan dukungan seluruh rakyat, berangkatlah utusan tersebut menuju hutan di seberang sana dengan membawa bulu Landak yang sangat besar.Tibalah utusan dari Raja Badak. Ia pun segera menghadap dan menyampaikan pesan. Selain menyampaikan pesan, ia pun menunjukkan bulu Landak yang disebutnya sebagai bulu dari raja mereka yaitu Raja Badak. Raja sangat terkejut melihat bulu Landak tersebut. Raja mengira, bulu tersebut adalah benar-benar bulu dari Raja Badak. Raja Gajah pun berpikir, “Jika bulunya sangat besar dan tajam seperti ini, bagaimana dengan badannya?’’ Hatinya seketika menjadi gelisah. “Tentu badannya sangat besar dan kuat,” ucapnya lagi Akhirnya, Raja Gajah mengumumkan kepada seluruh rakyatnya bahwa penyerangan tersebut dibatalkan. Rakyat hutan belantara sangat senang mendengar kabar tersebut. Kehidupan di dalam hutan belantara pun menjadi kembali tentram seperti semula. Ungkapan yang tepat mendeskripsikan watak yang dimiliki oleh tokoh Gajah adalah?

Raja Gajah dan Bulu Landak Pada zaman dahulu, di sebuah hutan rimba yang sangat lebat terdapat seekor hewan yang paling disegani dan paling kuat yaitu Badak. Badak tidak hanya kuat, namun badannya pun sangat besar. Ia pun mengangkat dirinya sebagai raja hutan rimba.Akhirnya, Badak pun menjadi raja. Kepemimpinannya tidak diragukan. Rakyat hidup dengan sejahtera, aman, dan makmur. Namun, suatu hari datanglah seekor binatang kecil yang sangat lincah yaitu seekor Kelinci dari hutan seberang. Kedatangan Kelinci ke hutan untuk menyampaikan pesan dari rajanya yaitu seekor Gajah. Isi surat tersebut adalah untuk memerintahkan rakyat hutan rimba tunduk pada kekuasaannya.Melihat surat tersebut Raja Badak sangat gelisah. Surat dari Raja Gajah berisikan sebuah ancaman. Raja Badak harus memberikan keputusan dalam jangka waktu yang sudah ditentukan. Jika tidak, Raja Gajah dan seluruh pasukannya akan menyerang hutan belantara tersebut.Raja Badak pun sedih memikirkan nasib rakyatnya. Jika rakyatnya harus tunduk di bawah kekuasaan Raja Gajah, maka seluruh rakyatnya akan mati ketakutan karena mereka sudah mendengar Raja Gajah sangat besar, memiliki taring dan belalai yang sangat besar. Mendengar cerita tersebut rakyat sangat ketakutan.Waktu pun berjalan dengan cepat. Namun, keputusan belum juga dapat diambil. Raja Badak sangat gelisah. Di tengah kegelisahannya, datanglah seekor Landak tua yang besar menghadap sang raja. Landak tua tersebut mengusulkan untuk segera mengirim utusan menemui Raja Gajah dan menyampaikan rakyat hutan rimba menolak untuk tunduk dibawah kekuasaannya.Selain mengusulkan untuk mengirim utusan, Landak tua juga mengusulkan untuk siapapun yang menjadi utusan untuk menemui Raja Gajah, ia harus membawa sebuah duri Landak sebagai tanda penolakan rakyat hutan rimba. Dengan dukungan seluruh rakyat, berangkatlah utusan tersebut menuju hutan di seberang sana dengan membawa bulu Landak yang sangat besar.Tibalah utusan dari Raja Badak. Ia pun segera menghadap dan menyampaikan pesan. Selain menyampaikan pesan, ia pun menunjukkan bulu Landak yang disebutnya sebagai bulu dari raja mereka yaitu Raja Badak. Raja sangat terkejut melihat bulu Landak tersebut. Raja mengira, bulu tersebut adalah benar-benar bulu dari Raja Badak. Raja Gajah pun berpikir, “Jika bulunya sangat besar dan tajam seperti ini, bagaimana dengan badannya?’’ Hatinya seketika menjadi gelisah. “Tentu badannya sangat besar dan kuat,” ucapnya lagi Akhirnya, Raja Gajah mengumumkan kepada seluruh rakyatnya bahwa penyerangan tersebut dibatalkan. Rakyat hutan belantara sangat senang mendengar kabar tersebut. Kehidupan di dalam hutan belantara pun menjadi kembali tentram seperti semula. Ungkapan yang tepat mendeskripsikan watak yang dimiliki oleh tokoh Gajah adalah?

  1. rendah hati
  2. rendah diri
  3. keras kepala
  4. besar kepala
  5. Semua jawaban benar
BACA JUGA  Siapa perintis kebangkitan Nasional pada tahun 1908 ?

Jawaban: D. besar kepala.

Dilansir dari Ensiklopedia, raja gajah dan bulu landak pada zaman dahulu, di sebuah hutan rimba yang sangat lebat terdapat seekor hewan yang paling disegani dan paling kuat yaitu badak. badak tidak hanya kuat, namun badannya pun sangat besar. ia pun mengangkat dirinya sebagai raja hutan rimba.akhirnya, badak pun menjadi raja. kepemimpinannya tidak diragukan. rakyat hidup dengan sejahtera, aman, dan makmur. namun, suatu hari datanglah seekor binatang kecil yang sangat lincah yaitu seekor kelinci dari hutan seberang. kedatangan kelinci ke hutan untuk menyampaikan pesan dari rajanya yaitu seekor gajah. isi surat tersebut adalah untuk memerintahkan rakyat hutan rimba tunduk pada kekuasaannya.melihat surat tersebut raja badak sangat gelisah. surat dari raja gajah berisikan sebuah ancaman. raja badak harus memberikan keputusan dalam jangka waktu yang sudah ditentukan. jika tidak, raja gajah dan seluruh pasukannya akan menyerang hutan belantara tersebut.raja badak pun sedih memikirkan nasib rakyatnya. jika rakyatnya harus tunduk di bawah kekuasaan raja gajah, maka seluruh rakyatnya akan mati ketakutan karena mereka sudah mendengar raja gajah sangat besar, memiliki taring dan belalai yang sangat besar. mendengar cerita tersebut rakyat sangat ketakutan.waktu pun berjalan dengan cepat. namun, keputusan belum juga dapat diambil. raja badak sangat gelisah. di tengah kegelisahannya, datanglah seekor landak tua yang besar menghadap sang raja. landak tua tersebut mengusulkan untuk segera mengirim utusan menemui raja gajah dan menyampaikan rakyat hutan rimba menolak untuk tunduk dibawah kekuasaannya.selain mengusulkan untuk mengirim utusan, landak tua juga mengusulkan untuk siapapun yang menjadi utusan untuk menemui raja gajah, ia harus membawa sebuah duri landak sebagai tanda penolakan rakyat hutan rimba. dengan dukungan seluruh rakyat, berangkatlah utusan tersebut menuju hutan di seberang sana dengan membawa bulu landak yang sangat besar.tibalah utusan dari raja badak. ia pun segera menghadap dan menyampaikan pesan. selain menyampaikan pesan, ia pun menunjukkan bulu landak yang disebutnya sebagai bulu dari raja mereka yaitu raja badak. raja sangat terkejut melihat bulu landak tersebut. raja mengira, bulu tersebut adalah benar-benar bulu dari raja badak. raja gajah pun berpikir, “jika bulunya sangat besar dan tajam seperti ini, bagaimana dengan badannya’’ hatinya seketika menjadi gelisah. “tentu badannya sangat besar dan kuat,” ucapnya lagi akhirnya, raja gajah mengumumkan kepada seluruh rakyatnya bahwa penyerangan tersebut dibatalkan. rakyat hutan belantara sangat senang mendengar kabar tersebut. kehidupan di dalam hutan belantara pun menjadi kembali tentram seperti semula. ungkapan yang tepat mendeskripsikan watak yang dimiliki oleh tokoh gajah adalah besar kepala.

BACA JUGA  Komposisi terpecah dilakukan penari dengan gerak ?

Disclaimer:Jawaban yang disediakan di atas hanya untuk digunakan oleh orang tua siswa dalam memandu proses belajar online anak. Soal diatas berupa pertanyaan yang terbuka artinya banyak jawaban tidak terpaku seperti di atas. Mudah-mudahan bisa beranafaat